Budi Rahardjo Weblog
   


Selamat datang di blog saya

About
Blog BR yang berada di Kampus ITB

Subscribe
Subscribe to a syndicated feed of my weblog, brought to you by the wonders of RSS.

Links
Daftar link

  • GBT: Blog di luar kampus.

  • Powered by blosxom

           
    Fri, 06 May 2005

    Perlukah Sekolah IT?
    Artikel saya di majalah InfoLinux bulan ini (Mei 2005) membahas mengenai perlunya sekolah IT. Masalahnya ada beberapa pertanyaan dan pernyataan dari orang (termasuk lulusan IF ITB) yang mengatakan bahwa tidak perlu sekolah IT. Toh semuanya bisa dipelajari sendiri. Lagian, jagoan-jagoan IT bukan lulusan perguruan tinggi yang terkait dengan IT. Nah lho?

    Bagaimana pendapat saya? Silahkan baca artikel saya di InfoLinux. Nanti setelah 3 bulan, saya akan coba tayangkan artikel tersebut di situs web saya.

    Ternyata artikel saya tersebut mengundang diskusi.

    [] permanent link

    Pencarian Text Editor Yang Pas
    Dari blog saya di rahard.modblog.com

    Minggu lalu saya bertanya di milis teknologia tentang text editor yang bagus untuk sistem operasi Microsoft Windows, khususnya untuk pemrograman. Saya sudah terbiasa dengan text editor vi di sistem UNIX. Di Windows pun saya pasang gvim, sebuah implementasi dari vi.

    Gvim sebetulnya cukup bagi saya. Hanya ada beberapa hal yang membuat saya agak sedikit kurang suka seperti antara lain, setingan fonts tidak bisa permanen (tidak ada menu preference meskipun mestinya ini bisa diset di sebuah berkas), tidak bisa multi file dengan menggunakan tab (gara-gara firefox, saya jadi keranjingan tab).

    Milis kemudian menyarankan untuk menggunakan "cream+vim", "pspad". Tentu saja saya download keduanya. Cream ternyata hanya interface tambahan di atas vim. Sayangnya ketika saya coba perintah-perintah yang ada di editor menjadi tidak vi-friendly lagi. Saya belum tahu cara memanggil "ex-commands" dengan tanda titik dua (:). Pspad sudah saya pasang, tapi masih dalam proses coba-coba sehingga belum ada yang bisa saya ceritakan.

    Pas saya baca majalah IEEE Software (March/April 2005), ternyata ada artikel yang berjudul "Dear Editor" yang ditulis oleh sebuah program. Maksudnya pura-puranya sebuah program menulis kepada text editor. Lucu juga. Program ini menyarankan adanya fitur-fitur tertentu di text editor, dan juga menyarankan dihapuskannya fitur tertentu. Fitur yang disarankan dihapuskan adalah automatic formatting. Ternyata ini membuat programmer jadi malas untuk mengerti. Bahkan ada Java programmer yang tidak tahu bagaimana struktur (formatting) yang bagus karena semuanya sudah dilakukan oleh sang editor.

    Ternyata masalah text editor bisa jadi cerita panjang ya.

    [/IT] permanent link


       
    Kategori khusus

    IT
    ITB
    music
    Semua

    Ke situs utama di kampus