| Budi Rahardjo Weblog | |||||||||||
|
About
Subscribe
Links
|
Sun, 04 Dec 2005
Single Identity Number di Indonesia
Kelihatannya tujuan dari SIN adalah untuk menagih pajak, menagih pembayaran ini dan itu, pemilu dan sebagainya. Ini semua adalah hal-hal yang tidak menarik bagi warga, dan bahkan cenderung memberatkan. Di luar negeri pun orang sangat tidak menyukai yang namanya pajak. Filosofi dari SIN ini salah. Jika tujuannya untuk menyulitkan rakyat, siapa yang mau? Di Kanada, nomor yang digunakan adalah .Social Insurance Number.. Singkatannya boleh sama, SIN, akan tetapi maknanya lain. Nomor ini digunakan untuk kepentingan sosial, yaitu bagaimana menjamin tingkat sosial masyarakat. Bukan untuk dimintai duit. Nomor tersebut digunakan untuk menerima santunan dari pemerintah dan untuk menerima pengembalian pajak yang berlebihan. Itulah sebabnya warga dengan senang hati mendaftarkan diri untuk mendapatkan nomor tersebut. Meskipun ada sebagian yang membayar pajak lebih dari lainnya, secara umum lebih banyak orang yang menerima santunan dan kelebihan pajak. Jadi secara umum nomor SIN tersebut diterima oleh umum. Saya sendiri sempat merasakan di kedua sisi, yaitu sisi yang mendapat santunan (ketika masih menjadi mahasiswa kere) dan sisi yang harus membayar pajak lebih (karena telah bekerja dan berpenghasilan di atas garis kemiskinan). Kembali ke masalah implementasi SIN di Indonesia, jika filosofinya sudah salah, akan sulit diimplementasikan. |
Kategori khusus |
|||||||||